Maskapai Qatar Airways Luncurkan Penerbangan ” Non-Stop ” Terpanjang di Dunia

pesawat-qatarQatar Airways meluncurkan satu rute penerbangan komersial terpanjang didunia, dari Doha menuju Auckland.

Pembukaan rute ini ditandai dengan penerbangan pertama pesawat QR920 dari bandara Doha, pada jam 10. 00, Minggu WIB (5/2/2017) serta bakal mendarat pada jam 02. 00 Senin (6/2/2017).

Penerbangan memakai Boeing 777 bakal meniti perjalanan ” non stop ” sepanjang 16 jam 20 menit, dengan melewati 10 zona saat, lima negara.

Seperti dikabarkan AFP, pesawat itu bakal menjelajah rute selama 14. 535 km., sebelumnya mendarat di Auckland.

Sesaat, penerbangan kembali dari Auckland diprediksikan bakal meniti saat yang lebih lama, yaitu 17 jam 30 menit. Hal semacam itu berlangsung lantaran ketidaksamaan kemampuan angin, sekian diambil dari laman website maskapai itu.

Penerbagan ini jadi penerbangan penumpang terpanjang didunia sekarang ini, berdasar pada pemilahan yang dikerjakan website flightradar24.

Qatar Airways tak mengungkap berapakah banyak penumpang yang turut dalam penerbangan perdana itu.

Tetapi, berdasar pada info yang ada, ada empat pilot serta 15 kru didalam pesawat itu.

Pada bln. Maret th. lantas, maskapai Emirates meluncurkan penerbangan tanpa ada henti paling lama du dunia saat itu. Pesawat Emirates terbang dari Dubai menuju Auckland, sejauh 14. 200 km..

Qatar Airways Longgarkan Ketentuan Pramugari Hamil

Qatar Airways memperlonggar ketentuan berkaitan pramugari hamil yang terlebih dulu bakal di-PHK, lantaran berdasar pada ketentuan baru, pramugari yang hamil saat ini diberikan pekerjaan sesaat di darat.

” Ini sesungguhnya untuk meyakinkan kami menarik perhatian serta pelihara orang yang paling memiliki bakat, ” kata juru bicara maskapai penerbangan yang bermarkas di Doha itu.

Organisasi Perburuhan Internasional, ILO, pernah mengecam Qatar Airways berkaitan perlakuan yang di terima beberapa pramugari.

Penyelidikan dibuat ILO untuk menjawab keluhan yang diserahkan pada Juni 2014 oleh organisasi pekerja perhubungan International Transport Workers’ Federation serta International Trade Union Confederation, yang dipicu kesaksian beberapa pramugari serta bekas pramugari.

Maskapai, yang menuduh ILO lakukan ” balas dendam ” terhadapnya serta Qatar, menampik temuan penyelidikan, namun menyebutkan ketentuan baru ini yaitu sisi dari pengkajian menyeluruh mengenai ketentuan berkaitan beberapa pramugari.

” Sesaat maskapai kami berkembang, kami saat ini mempunyai lebih beberapa pilihan untuk jabatan sekunder, ” kata seseorang juru bicara Qatar Airways.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *