Penggunaan Teknologi Informasi

Peran teknologi informasi sudah semakin besar di era modern ini. Berbagai aspek sudah semakin lancar dengan memanfaatkan semua alat yang dapat menyalurkan informasi secara faktual dan cepat, dan kini teknologi ini pun dimanfaatkan untuk mengadakan pengajaran tentang korupsi. ICW atau yang merupakan singkatan dari Indonesia Corruption Watch membuka pembelajaran yang menggunakan elektronik untuk membangun Akademi antikorupsi. Akademi ini sudah resmi diluncurkan tepatnya pada tanggal 19 April 2018 lalu.

Dukungan untuk pendidikan anti korupsi melalui teknologi informasi ini mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari KPK selaku lembaga yang berwenang dalam mengusut dan menuntaskan kasus korupsi. Ketua dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo pun mendatangi acara peluncuran akademi pada bulan April tersebut.
Menggunakan teknologi informasi sebagai media utama dalam mendidik bangsa untuk menghindari korupsi dinilai sebagai rencana yang sangat strategis. Hal ini dikarenakan teknologi informasi dapat dijangkau oleh semua orang, dan semua orang bisa mendapatkan informasi terbaru dengan cepat dan mudah mengakses laman anti korupsi yang sudah disiapkan untuk akademi anti korupsi.

Harapannya, program ini akan terus berjalan dengan lancar agar cita-cita kita bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai negara anti korupsi dapat segera terwujud. Dengan menggunakan media online, maka tidak semua hal dalam pendidikan anti korupsi ini pun harus diberikan lewat tatap muka. Justru dengan menggunakan teknologi berbasis internet, semua orang dapat mengakses kapan saja dan dimana saja selama masih ada jaringan internet dan ada gadget yang bisa dijadikan sebagai fasilitas utamanya. Sebagai pembuka dari akademi anti korupsi ini, pihak ICW sudah menyiapkan sebanyak 6 mata kuliah yang akan diberikan untuk akademi ini. 6 mata kuliah tersebut adalah pengantar korupsi untuk remaja, sosiologi korupsi, pengantar hukum korupsi, korupsi dan kemisknan, dan 2 mata kuliah yang masih dalam 1 tema yang sama yaitu pendidikan anti korupsi. Harapannya, akademi ini dapat terus berjalan dengan lancar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *